Multiplikasi Planlet Kentang Granola L. (Solanum Tuberosum L.) pada Media Ms0 dan Media Ms + Paclobutrazol Di Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang
DOI:
https://doi.org/10.57103/biosains_medika.v2i1.100Keywords:
Paclobutrazol, In Vitro, Media Tumbuh MS, PlanletAbstract
Kentang (Solanum tuberosum L) merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Sampai saat ini komoditas kentang memiliki pertumbuhan produksi yang tinggi akan tetapi memiliki strategi pasar rendah sehingga membutuhkan modal yang besar serta kentang semakin banyak menumpuk dan membusuk. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan upaya pencegahan pertumbuhan kentang melalui Teknik kultur jaringan dengan memberikan zat Paclobutrazol. Paclobutrazol adalah salah satu zat pengatur tumbuhan yang digunakan untuk menghambat atau menekan pertumbuhan yang bekerja di bagian meristem dengan cara menghambat sintesis giberelin, sehingga dapat menekan pemanjangan sel dan meningkatkan hasil pada tanaman kentang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Paclobutazol 6 ppm (30ml/250ml) sebagai penghambat pertumbuhan benih kentang. Pada penelitian ini digunakan 2 perlakuan: MS0, MS0+ Paclobutrazol 6 ppm (30ml/250ml). Parameter yang diamati adalah tinggi planlet, jumlah daun, dan jumlah nodus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tumbuh yang memberikan respon terbaik dalam menghambat pertumbuhan tinggi planlet, jumlah daun dan jumlah nodus kentang Granola L. adalah media tumbuh MS yang dikombinasikan dengan paclobutrazol 30 mL per 250 mL atau setara 6 ppm.
