Pengaruh Kombinasi BAP dan Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Dendrobium var. bigiante Secara In Vitro
DOI:
https://doi.org/10.57103/biosains_medika.v2i1.101Keywords:
Anggrek, Eksplan, Kultur Jaringan, Mikropropagasi, SitokininAbstract
Air cucian beras diketahui memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman anggrek. Hingga saat ini belum banyak diketahui informasi tentang aplikasi air cucian beras pada media kultur jaringan tanaman anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi BAP dan air beras terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium var. bigiante. Pada penelitian ini digunakan rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dengan 5 ulangan: P0 (MS0+10% air beras), P1 (MS+BAP 4 ppm + 10% air beras), P2 (MS+BAP 8 ppm ml + 10% air beras), dan P3 (MS+BAP 12 ppm + 10% air beras). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kultur yang diberi tambahan air cucian beras berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tunas (P<0.05). Kombinasi BAP 12 ppm + air cucian beras diketahui menjadi kombinasi terbaik dalam menghasilkan jumlah tunas terbanyak. Penggunaan BAP dan air cucian beras tidak berpengaruh signifikan tehadap jumlah daun, jumlah akar dan tinggi tanaman anggrek.
