ANALISIS BIOLOGICAL OXYGEN DEMAND (BOD) MATA AIR CIKAREO DI PERUMDA TIRTAWENING KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.57103/biosains_medika.v2i2.107Abstract
Perumda Tirtawening wajib melakukan pengujian terhadap sumber air tanah Cikareo untuk memantau dan mengontrol kualitas air tetap memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan atau tidak. Biological Oxygen Demand (BOD) adalah suatu pengukuran pendekatan jumlah biokimia yang terdegradasi di perairan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah kadar BOD Mata Air Cikareo Bandung memenuhi baku mutu air yang dipersyaratkan, dengan menggunakan metode titrasi terhadap sampel yang diambil di tiga titik yang berbeda, yaitu di bagian hulu pada bak penampung bronkep lalu di bagian transmisi diambil pada washing out serta terakhir diambil di reservoir Dago Pakar. Cara uji memakai standar SNI 6989.72-2009, cara uji ini digunakan untuk mengetahui jumlah Oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh mikroba secara aerobik untuk mengoksidasi bahan organik karbon dalam contoh uji air limbah, efluen atau air yang tercemar yang tidak mengandung atau telah dihilangkan zat-zat toksik dan zat-zat pengganggu lainnya. Pengujian dilakukan pada suhu 20⁰C ± 1⁰C selama 5 hari ± 6 jam. Sampel yang diuji di Laboratorium Pengendalian Kualitas Lingkungan (LPKL) di Jl. Atlas Raya No.6 milik Perumda Tirtawening Bandung menunjukan bahwa kadar BOD pada sampel yang diambil di tiga titik yang berbeda menunjukan hasil yang sama yaitu < 2 mg/l, dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kualitas air dari Mata Air Cikareo di Desa Cibogo Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat sangat layak untuk dikonsumsi sebagai kebutuhan sehari-hari masyarakat baik yang berada di sekitar mata air atau yang jadi pelanggan Perumda Tirtawening Bandung. Untuk menjaga kontiunitas dan kualitas dari mata air ini perlu dilakukan pengujian sampel secara berkala dan pemeliharaan instalasi pendukungnya seperti broncaptering, pipa transmisi, Break Pressure Chamber (BPC), Air Valve (AV), Washing Out (WO), dan Reservoir
Kata kunci: biological oxygen demand, cikareo, inkubasi
