Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Cangkang Telur dan Nasi Basi Terhadap Tanaman Sawi, Bayam Serta Cabai

Authors

  • Nunik Ekawandani Biologi, Universitas Wanita Internasional, Bandung, Indonesia
  • Noer Halimah Teknik Kimia, Politeknik TEDC, Bandung, Indonesia

Keywords:

Pupuk Organik, Cangkang Telur, Limbah Nasi, MOL, Fermentasi

Abstract

Sejak zaman dahulu sampai sekarang penggunaan pupuk masih kita jumpai. Namun , seiring berjalan nya waktu para petani lebih memilih menggunakan pupuk anorganik daripada pupuk organik. Hal tersebut lama-kelamaan akan menimbulkan efek negatif terhadap tanah serta tanaman. Penggunaan pupuk organik adalah salah satu cara menangani pencemaran tanah. Pupuk organik dapat berwujud cairan atau padatan dan berasal dari bahan organik, salah satu bahan organik yang dapat dijadikan pupuk organik adalah cangkang telur. Kandungan kalsium karbonat dalam cangkang telur dapat menetralkan pH tanah. Sehingga cangkang telur banyak digunakan di bidang pertanian. Adapun pupuk organik lainnya yaitu Mikroorganisme Lokal (MOL). MOL merupakan mikroorganisasi yang terbuat dari bahan-bahan alami sebagai media berkembangnya mikroorganisme yang berfungsi untuk starter dalam pembuatan pupuk organik. Salah satu bahan yang biasa dipakai membuat MOL adalah nasi yang sudah tidak terpakai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan MOL terhadap kualitas pupuk organik cair berbahan dasar cangkang telur. Metode pembuatan pupuk organik adalah dengan cara fermentasi dengan menggunakan MOL. Berdasarkan hasil penelitian suhu rata-rata POC adalah 24,5oC, pH rata-rata POC adalah 4,2, kandungan C-Organik POC cangkang telur adalah 0,00000194% sedangkan POC/MOL adalah 0,00000228%, kandungan N POC cangkang telur adalah 0,001200% sedangkan POC/MOL adalah 0,001600%. Hasil tersebut tidak memenuhi standar POC dari Permentan No.70 Tahun 2011.

Published

2023-07-31

How to Cite

Ekawandani, N., & Halimah, N. (2023). Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Cangkang Telur dan Nasi Basi Terhadap Tanaman Sawi, Bayam Serta Cabai. Jurnal Biosains Medika, 1(2), 63–68. Retrieved from https://www.testupgrade.pojokjurnal.info/index.php/biosains_medika/article/view/91