Aplikasi Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica) dan Kombinasi Bap pada Media Kultur Krisan (Chrysanthemum Sp.) Var. Arshanti

Authors

  • Nur Kamisah Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Wanita Internasional, Bandung, Indonesia
  • Hafsah Hafsah Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Wanita Internasional, Bandung, Indonesia

Keywords:

Antikontaminan, In Vitro, Mikropropagasi, Planlet

Abstract

Krisan (Chrysanthemum sp.) merupakan salah satu tanaman hias yang banyak diminati masyarakat. Mengantisipasi hal tersebut diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi tanaman krisan. Perbanyakan tanaman krisan dalam waktu singkat  dapat dilakukan dengan teknik kultur jaringan. Kontaminasi menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam praktek kultur jaringan. Tanaman Pegagan (Centella asiatica) diketahui mengandung senyawa antikontaminan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak pegagan (CA) sebagai antikontaminan dan mengetahui efektivitas kombinasi BAP dan ekstrak daun pegagan terhadap pertumbuhan krisan. Pada penelitian ini digunakan rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dengan 5 ulangan: P0 (kontrol), P1 (MS+BAP 20 ppm+CA 1%), P2 (MS+BAP 50 ppm + CA 1%), dan P3 (MS+BAP 70 ppm + CA 1%). Parameter yang diamati adalah jumlah tunas, jumlah daun, jumlah akar, persentase kontaminasi, persentase eksplan hidup, dan tinggi planlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak pegagan di semua media kultur (kecuali kontrol) dapat menekan pertumbuhan mikroba (0%). Kombinasi BAP 50 ppm dan ekstrak pegagan menunjukkan pertumbuhan jumlah tunas dan daun lebih banyak dibandingkan dengan kontrol. Namun, pemberian ekstrak pegagan ternyata menghambat pembentukan akar dan tinggi planlet yang lebih pendek dibandingkan kontrol.

Published

2023-07-31

How to Cite

Kamisah, N., & Hafsah, H. (2023). Aplikasi Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica) dan Kombinasi Bap pada Media Kultur Krisan (Chrysanthemum Sp.) Var. Arshanti. Jurnal Biosains Medika, 1(2), 77–84. Retrieved from https://www.testupgrade.pojokjurnal.info/index.php/biosains_medika/article/view/93