KONSEP DIRI MAHASISWA LUAR BANDUNG DI UNIVERSITAS WANITA INTERNASIONAL (Studi pada Mahasiswa Asal Sulawesi)
Abstract
ABSTRACT
This study examines the perceptions and experiences of students from Sulawesi who choose to continue their studies at the International Women's University (UWI) and the cultural acculturation process they experience. This research uses a qualitative approach with a case study method and collects data through in-depth interviews with students representing diverse backgrounds and experiences. The research findings highlight several key points regarding students' choice to study outside the region, including the reasons underlying their decision, such as limited university choice, majors of interest, and school recommendations. The challenges faced in the process of cultural acculturation are also expressed, such as different languages, daily associations, and cultural changes. Students are exposed to building relationships with the new environment at UWI through active participation in campus activities and interaction with local students. The process of cultural acculturation also affects the development of students' self-concept, where their language style, habits, and mindset can undergo changes. However, students can also take advantage of the university's multicultural environment to broaden their horizons and understand cultural diversity. The success in adapting and playing an active role in cultural life at UWI shows the importance of an inclusive educational environment. This research provides a deeper insight into the choice of off-island universities and the cultural acculturation experience of students from Sulawesi at UWI.
Keywords: international women's university, students outside bandung, cultural acculturation, self-concept
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji persepsi dan pengalaman mahasiswa asal Sulawesi yang memilih untuk melanjutkan studi di Universitas Wanita Internasional (UWI) serta proses akulturasi budaya yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa yang mewakili latar belakang dan pengalaman yang beragam. Temuan penelitian menyoroti beberapa poin penting terkait pilihan mahasiswa untuk kuliah di luar daerah, termasuk alasan-alasan yang mendasari keputusan mereka, seperti keterbatasan pilihan universitas, jurusan yang diminati, dan rekomendasi sekolah. Tantangan yang dihadapi dalam proses akulturasi budaya juga diungkapkan, seperti bahasa yang berbeda, pergaulan sehari-hari, dan perubahan budaya. Mahasiswa dihadapkan pada upaya membangun hubungan dengan lingkungan baru di UWI melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kampus dan interaksi dengan mahasiswa lokal. Proses akulturasi budaya juga berpengaruh pada perkembangan konsep diri mahasiswa, di mana gaya bahasa, kebiasaan, dan pola pikir mereka dapat mengalami perubahan. Namun, mahasiswa juga dapat memanfaatkan lingkungan universitas yang multikultural untuk memperluas wawasan dan memahami keberagaman budaya. Keberhasilan dalam beradaptasi dan berperan aktif dalam kehidupan berbudaya di UWI menunjukkan pentingnya lingkungan pendidikan yang inklusif. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pilihan universitas luar pulau dan pengalaman akulturasi budaya mahasiswa asal Sulawesi di UWI.
Kata Kunci: universitas wanita internasional, mahasiswa luar bandung, akulturasi budaya, konsep diri
