ANALISIS FRAMING ROBERT N. ENTMAN PADA PEMBERITAAN KEBIJAKAN PPN 12% DI TEMPO.CO DAN DETIKNEWS

Authors

  • Irene Frisfiliani Ifada
  • Dadan Saputra
  • Aulia Asmarani
  • Nugroho Iman Santoso

Abstract

ABSTRACT

This research aims to examine how the 12% Value Added Tax (VAT) policy is framed by two online news platforms, Tempo.co and DetikNews. The issue has drawn public attention due to its implementation during a governmental transition period and its diverse public responses. The study employs a qualitative case study method with Robert N. Entman's framing model, which includes four elements: define problems, diagnose causes, make moral judgments, and suggest remedies. The data were collected from eight online news articles—four from Tempo.co and four from DetikNews—published between December 2024 and January 2025. The analysis is supported by validation interviews with media practitioners. The findings reveal that Tempo.co frames the 12% VAT policy as an economic burden, especially for lower-income communities, adopting a critical tone toward the policy-making process. In contrast, DetikNews frames the issue as a legal and gradual policy that has been anticipated, emphasizing technical explanations and government compensation strategies. These framing differences reflect each outlet’s editorial orientation and demonstrate how media contribute to shaping public perception of economic policies.

 

Keywords: Framing, Robert N. Entman, VAT 12%, Tempo.co, DetikNews

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% dibangun oleh dua media online, yaitu Tempo.co dan DetikNews. Isu ini menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah masa transisi pemerintahan dan menimbulkan beragam respons dari masyarakat. Penelitian menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan pendekatan framing model Robert N. Entman yang mencakup empat elemen: define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Data diperoleh dari delapan teks berita daring, masing-masing empat dari Tempo.co dan DetikNews, yang dipublikasikan pada Desember 2024 hingga Januari 2025. Analisis diperkuat dengan hasil wawancara validasi bersama praktisi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tempo.co membingkai kebijakan PPN 12% sebagai beban ekonomi yang memberatkan masyarakat kecil, dengan narasi kritis terhadap proses pengambilan keputusan. Sementara itu, DetikNews membingkai isu ini sebagai kebijakan legal dan bertahap yang telah diantisipasi, serta menekankan penjelasan teknis dan kompensasi pemerintah. Perbedaan framing ini mencerminkan orientasi redaksional masing-masing media, serta menunjukkan bagaimana media berperan dalam membentuk persepsi publik terhadap isu kebijakan ekonomi.

 

Kata Kunci: Framing, Robert N. Entman, PPN 12%, Tempo.co, DetikNews

Downloads

Published

2024-02-29