KONSTRUKSI IDENTITAS PEREMPUAN PEKERJA YANG MENJALANI PERAN GANDA DI PT JIALE MAJALAYA BANDUNG DALAM KELUARGA PATRIARKI

Authors

  • Ina Muthmainnah
  • Aulia Asmarani
  • Toteng Suhara
  • Fitri Annisa Rachmah

Abstract

ABSTRACT

This study aims to uncover the identity construction of female workers who play dual roles at PT Jiale Majalaya Bandung in a patriarchal family. The focus of the research is directed at how women interpret pretending to be a wife, mother, and worker at the same time, the factors that shape this identity. The research method used is qualitative with Alfred Schutz's phenomenological approach. Five informants were selected purposively based on the criteria as female workers at PT Jiale who are married and have children. Data were collected through in-depth interviews and observations, then analyzed by identifying because of motives (background of actions) and in the context of motives (purpose of actions), as well as the process of intersubjectivity in forming meaning. The results of this study indicate that the identity of working women is shaped by past experiences such as economic hardship, patriarchal cultural demands, and work habits from a young age, which influence their current outlook on life. Goals include improving family welfare, providing adequate education for children, and creating a comfortable and stable household. Dual roles are interpreted as normal and even a moral and spiritual responsibility, despite the hidden burden normalized by patriarchal culture. This study concludes that the identity construction of working women at PT Jiale Majalaya is subjectively formed within each individual's lifeworld through the process of internalizing experiences, reflecting on meaning, and social interaction.

Keywords: identity construction, working women, dual roles, patriarchy, Alfred Schutz's phenomenology

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konstruksi identitas perempuan pekerja yang menjalani peran ganda di PT Jiale Majalaya Bandung dalam keluarga patriarki. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana perempuan memaknai perannya sebagai istri, ibu, dan pekerja sekaligus, serta faktor-faktor yang membentuk identitas tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Lima orang informan dipilih secara purposive berdasarkan kriteria sebagai perempuan pekerja di PT Jiale yang telah menikah dan memiliki anak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi because of motive (latar belakang tindakan) dan in order to motive (tujuan tindakan), serta proses intersubjektivitas dalam membentuk makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas perempuan pekerja terbentuk melalui pengalaman masa lalu seperti kesulitan ekonomi, tuntutan budaya patriarki, dan kebiasaan bekerja sejak muda, yang memengaruhi pandangan mereka terhadap kehidupan saat ini. Tujuan yang ingin dicapai meliputi peningkatan kesejahteraan keluarga, pemberian pendidikan yang layak untuk anak-anak, serta penciptaan kenyamanan dan kestabilan hidup rumah tangga. Peran ganda dimaknai sebagai sesuatu yang wajar dan bahkan menjadi tanggung jawab moral serta spiritual, meskipun terdapat beban tersembunyi (silent burden) yang dinormalisasi oleh budaya patriarki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konstruksi identitas perempuan pekerja di PT Jiale Majalaya dibentuk secara subjektif dalam lifeworld masing-masing individu melalui proses internalisasi pengalaman, refleksi makna, dan interaksi sosial.

Kata Kunci: Konstruksi Identitas, Perempuan Pekerja, Peran Ganda, Patriarki, Fenomenologi Alfred Schutz

Downloads

Published

2024-08-30