STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PRODUK HASIL HUTAN MELALUI EVENT PASAR PASISIAN LEUWEUNG

(Studi Deskriptif Kualitatif pada Strategi Pemasaran UPTD Tahura dalam Mempromosikan Produk Hasil Hutan Melalui Event Festival Kopi Hutan dan Bala-Bala Tahun 2024 di Bandung, Jawa Barat)

Authors

  • Riski Rismawan
  • Ilona Annisa Ristiani
  • Hamidah .
  • Affan Neskisyah Ramadhan

Abstract

ABSTRACT

This study aims to analyze the marketing communication strategy implemented by the Regional Technical Implementation Unit of the Grand Forest Park (UPTD Tahura) in promoting forest products through the Pasar Pasisian Leuweung (Pasleuw) event, themed "Coffee and Bala-Bala Festival" in 2024. Employing a qualitative descriptive approach, this research explores the planning, implementation, obstacles, and evaluation phases of UPTD Tahura's marketing communication strategy. The findings indicate that UPTD Tahura developed a participatory promotion strategy, integrating local wisdom and the potential of forest products. Implementation involved various integrated communication channels (social media, influencers, media partners, event experiences, and word of mouth) with a focus on dialogue and education through workshops, gimmick content, product distribution, and thematic decorations. Key obstacles included budget limitations, booth capacity, and product homogeneity, which were overcome through collaboration and creativity. Evaluation was based on Economic Transaction Value (NTE) and social media insights, demonstrating success in attracting interest and increasing public exposure, as well as building UPTD Tahura's image as a facilitator of conservation and economic empowerment for forest communities. This strategy aligns with the principles of Integrated Marketing Communication (IMC) and relationship-based marketing.

Keywords: Marketing Communication Strategy, Forest Products, Event, UPTD Tahura, Pasar Pasisian
                    Leuweung, IMC.

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Hutan Raya (UPTD Tahura) dalam mempromosikan produk hasil hutan melalui event Pasar Pasisian Leuweung (Pasleuw) bertema "Festival Kopi dan Bala-Bala" pada tahun 2024. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi tahapan perencanaan, implementasi, hambatan, dan evaluasi strategi komunikasi pemasaran UPTD Tahura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD Tahura menyusun strategi promosi secara partisipatif, mengintegrasikan kearifan lokal dan potensi produk hutan. Implementasi melibatkan berbagai kanal komunikasi terpadu (media sosial, influencer, media partner, event experience, dan word of mouth) dengan fokus pada dialogis dan edukatif melalui workshop, konten gimik, dan dekorasi tematik. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, kapasitas booth, dan homogenitas produk, yang diatasi melalui kolaborasi dan kreativitas. Evaluasi dilakukan berdasarkan Nilai Transaksi Ekonomi (NTE) dan insight media sosial, menunjukkan keberhasilan dalam menarik minat dan meningkatkan eksposur publik, serta membangun citra UPTD Tahura sebagai fasilitator konservasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat hutan. Strategi ini selaras dengan prinsip Integrated Marketing Communication (IMC) dan relationship-based marketing.

Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran, Produk Hasil Hutan, Event, UPTD Tahura, Pasar Pasisian Leuweung, IMC.

Downloads

Published

2025-08-29