Membangun Self-Cofidence Mahasiswa Universitas Wanita Internasional dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Problem Solving
DOI:
https://doi.org/10.57103/manthap.v1i1.84Keywords:
Self-Confidence, Problem Solving, Pembelajaran MatematikaAbstract
Hasil belajar matematika dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya ialah self-confidence (rasa percaya diri) mahasiswa dalam pembelajaran matematika. Self confidence adalah aspek kepribadian yang penting pada diri seseorang. Self confidence merupakan suatu sikap atau perasaan yakin atas kemampuan diri sendiri sehingga orang yang bersangkutan tidak terlalu cemas dalam tindakan-tindakannya, dapat merasa bebas untuk melakukan hal-hal yang disukainya, bertanggung jawab atas tindakannya, hangat dan sopan dalam berinteraksi dengan orang lain, memiliki dorongan untuk berprestasi serta mengenal kelebihan dan kekurangan dirinya. Rasa percaya diri dalam pembelajaran matematika merupakan keyakinan mahasiswa tentang kompetensi diri dalam matematika dan kemampuan seseorang dalam pembelajaran matematika. Rasa percaya mahasiswa dalam pembelajaran matematika penting bagi kesuksesan kinerja matematikanya. Dengan adanya rasa percaya diri, maka mahasiswa akan lebih termotivasi dan lebih menyukai untuk belajar matematika. Oleh sebab itu, rasa percaya diri perlu dimiliki dan dikembangkan oleh setiap mahasiswa.Terdapat beberapa aspek yang berpengaruh dalam pembentukan rasa percaya diri mahasiswa dalam pembelajaran matematika. Beberapa diantaranya ialah keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri, optimis, objektif, bertanggung jawab, serta rasional dan realistis. Aspek-aspek tersebut dapat dikembangkan salah satunya melalui pembelajaran matematika dengan pendekatan problem solving. Dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan problem solving, mahasiswa dihadapkan dengan masalah-masalah matematika. Terdapat hal positif yang diperoleh mahasiswa baik ketika menyelesaikan masalah maupun setelah berhasil menyelesaikan masalah. Ketika menyelesaikan masalah mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir realistis dan rasional. Sedangkan hal positif lain yang diperoleh ketika mahasiswa berhasil menyelesaikan masalah adalah timbulnya rasa puas dan senang dalam diri mahasiswa. Hal ini akan memberikan kontribusi terhadap sikap positif mahasiswa terhadap matematika dan akan menambah kepercayaan diri mahasiswa dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika salah satu pembelajaran yang dapat membangkit kan sikap self confidence mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan prestasi dan hasil belajar di sekolah.