Analisa Pengaruh Volume Bahan Pengisi Terhadap Temperatur Fluida di Menara Pendingin
DOI:
https://doi.org/10.57103/manthap.v1i1.87Keywords:
Cooling Tower, Tinggi Bahan Pengisi, Laju Perpindahan KalorAbstract
Menara pendingin merupakan suatu peralatan yang digunakan untuk menurunkan suhu aliran air dengan cara mengetraksi panas yang terdapat pada air dan mengimisikannya ke atmosfir. Fungsi menara pendingin adalah menurunkan suhu aliran atau menyerap kalor dari air tersebut dan menyediakan sejumlah air yang relatif dingin untuk dipergunakan kembali di suatu instalasi pendingin, sehingga air yang digunakan dapat disirkulasikan kembali dan tidak menimbulkan polusi lingkungan. Efektivitas menara pendingin ini ditentukan oleh beberapa factor, salah satunya tinggi besar atau luasann bahan pengisi (fill), semakin tinggi bahan pengisi yang ada pada menara pendingin, semakin baik kinerja pendinginannya atau semakin bagus penyerapan kalor, sehingga air panas yang masuk ke dalam menara pendingin mengalami penurunan temperatur terhadap air tersebut. Alat uji ini dimaksudkan untuk melakukan pengujian perpindahan kalor pada menara pendingin yaitu dengan variasi tanpa bahan pengisi (fill), ketinggian fill 15 cm, 30 cm dan 45 cm terhadap perpindahan kalor yang dihasilkan. Penambahan ketinggian bahan pengisi akan berpengaruh dan mengakibatkan laju perpindahan kalor pada fills meningkat begitu pula sebaliknya. Ini dibuktikan pada ketinggian fill 15 cm perpindahan kalornya 2,224 x 106 W dan pada ketinggian 45 cm memiliki nilai perpindahan kalor sebesar 4,333 x 106W. Dari hasil penelitian tersebut, didapat bahwa fungsi dan kinerja mesin pendingin dapat dipengaruhi oleh bahan pengisi, sehingga semakin tinggi atau semakin luas ukuran bahan pengisi semakin baik kinerja dari mesin pendingin tersebut.